Dalam sambutannya Wakil Bupati Subang memaparkan program Kabupaten Subang yang berbasiskan Gotong Royong. Khususnya di Desa Cisampih, menurut Wakil Bupati, praktek Gotong Royong telah berjalan secara spontan dengan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Subang diantaranya melalui seni dan budaya. Dengan diadakannya Lomba atau pasanggiri tutunggulan ini semoga menjadi salah satu perwujudan kepedulian masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Subang akan budaya nenek moyang yang harus selalu dilestarikan sehingga kedepannya Kabupaten Subang menjadi salah satu daerah tujuan wisata budaya sehingga bisa menambah devisa pendapatan daerah Kabupaten Subang.
Tim Tutunggulan Dawuan Kidul
Dalam lomba pasanggiri tutunggulan ini, peserta tidak hanya memainkan lisung dan halu saja, akan tetapi bisa membawa alat tradisional tambahan sebagai pelengkap diantaranya jubleg, dulang, kuhkuran atau alat pengeruk kelapa, gentong, kendi dan etem. Jenis penjurian yang dinilai para juri pasanggiri tutunggulan ini diantaranya kekompakan personil, keselarasan dan keserasian nada atau irama serta kreatifitas. Keluar menjadi pemenang dalam pasanggiri tersebut adalah tim tutunggulan dari dusun Dawuan I desa Dawuan Kidul. (www.subang.go.id)
1 komentar:
ngelihat tutunggulan dicinangling,,,jadi kangen euy CINANGLING,,,,,salam buat orang-orang cinangling dah,,,,,terutama BON'YOK N KELUARGA
CINANGLING RT10/03
MAJU TERUS TRADISI SUNDA..
Posting Komentar